RANGKUMAN MATERI KELAS 6 IPAS

Rangkuman Materi IPAS Kelas 6 Bab 6: Energi di Bumi

kepalasekolah.id – Rangkuman Materi kelas 6 berbagai mata pelajaran mulai dari Pendidikan Pancasila hingga Bahasa Inggris. Yuk, simak rangkuman berikut agar belajar jadi lebih mudah!

Rangkuman Materi IPAS Bab 6: Energi di Bumi

Bab ini mengajak kita menyadari betapa bergantungnya manusia pada energi dan tantangan yang kita hadapi jika sumber energi utama kita habis.

I. Pentingnya Energi dalam Kehidupan

Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha atau kerja. Hampir semua aktivitas manusia modern sangat bergantung pada energi, terutama energi listrik.

Poin Penting:

  • Ketergantungan Tinggi: Kejadian pemadaman listrik massal (seperti di Jakarta-Banten-Jabar tahun 2019) menunjukkan bahwa tanpa listrik, transportasi (kereta listrik), komunikasi, industri, dan fasilitas umum bisa berhenti total.
  • Kegunaan Sehari-hari: Energi digunakan untuk penerangan, menggerakkan alat elektronik, memasak, hingga transportasi.
  • Masalah Utama: Sebagian besar energi yang kita gunakan saat ini berasal dari sumber yang bisa habis (fosil).

II. Energi Tak Terbarukan (Energi Fosil)

Energi tak terbarukan adalah sumber energi yang jumlahnya terbatas di alam dan butuh waktu jutaan tahun untuk terbentuk kembali.

  • Contoh: Batubara, minyak bumi, dan gas alam.
  • Kelemahan: Selain jumlahnya terbatas, pembakaran bahan bakar fosil menghasilkan polusi udara dan gas rumah kaca yang memicu pemanasan global.

 

III. Energi Terbarukan (Energi Alternatif) – Materi Diperluas

Energi terbarukan adalah energi yang berasal dari proses alam yang berkelanjutan dan tidak akan pernah habis meskipun digunakan secara terus-menerus.

Jenis-Jenis Energi Alternatif dan Cara Kerjanya:

  1. Energi Matahari (Surya):
    • Menggunakan alat bernama Panel Surya (Photovoltaic) untuk mengubah cahaya matahari langsung menjadi listrik.
    • Keunggulan: Melimpah di Indonesia karena kita negara tropis.
  2. Energi Angin (Bayu):
    • Menggunakan Kincir Angin atau Turbin Angin. Angin memutar baling-baling, yang kemudian memutar generator untuk menghasilkan listrik.
    • Contoh di Indonesia: PLTB Sidrap di Sulawesi Selatan.
  3. Energi Air (Hidro):
    • Memanfaatkan aliran air yang deras (sungai atau air terjun) untuk memutar turbin.
    • Keunggulan: Sangat stabil dan ramah lingkungan. PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) adalah sumber energi terbarukan terbesar di Indonesia.
  4. Energi Panas Bumi (Geotermal):
    • Memanfaatkan panas dari dalam inti bumi (biasanya di daerah pegunungan berapi). Uap panas digunakan untuk menggerakkan turbin.
    • Keunggulan: Tersedia 24 jam penuh, tidak tergantung cuaca.
  5. Biomassa:
    • Berasal dari bahan organik seperti sisa pertanian, kotoran hewan, atau limbah kayu. Bahan ini dibakar atau diolah menjadi gas (biogas) untuk menghasilkan energi.
  6. Energi Gelombang Laut & Pasang Surut:
    • Memanfaatkan pergerakan air laut akibat pasang surut atau gelombang untuk menghasilkan listrik. Potensinya sangat besar karena Indonesia adalah negara kepulauan.

 

IV. Mengapa Kita Harus Beralih ke Energi Alternatif?

Narasinya: Jika kita hanya bergantung pada batubara dan minyak bumi, suatu saat kita akan mengalami krisis energi total. Energi alternatif adalah “penyelamat” karena selain jumlahnya tidak terbatas, energinya jauh lebih bersih (ramah lingkungan) dan membantu mengurangi polusi udara.

 

V. Perbandingan Sumber Energi

Jenis Energi Ketersediaan Dampak Lingkungan Contoh
Tak Terbarukan Terbatas (Bisa habis) Polusi tinggi, merusak alam Batubara, Bensin, Elpiji
Terbarukan Tak Terbatas (Selalu ada) Sangat bersih, ramah lingkungan Matahari, Angin, Air, Panas Bumi

 

  1. Cara Melakukan Penghematan Energi

Mengingat sumber energi fosil semakin menipis dan pembangunan pembangkit energi terbarukan membutuhkan waktu serta biaya yang besar, cara terbaik yang bisa kita lakukan sekarang adalah menghemat energi.

Langkah Nyata Menghemat Energi di Rumah dan Sekolah:

  1. Mematikan Lampu dan Alat Elektronik:
    • Selalu matikan lampu saat meninggalkan ruangan atau saat hari sudah terang (siang hari).
    • Matikan televisi, komputer, atau kipas angin jika sudah tidak digunakan.
  2. Mencabut Kabel dari Stopkontak:
    • Tahukah kamu? Kabel charger HP atau peralatan yang tetap tercolok meskipun tidak dipakai tetap menyerap sedikit listrik (arus bocor). Cabutlah kabel tersebut untuk menghemat energi.
  3. Menggunakan Lampu Hemat Energi:
    • Mengganti lampu pijar biasa dengan lampu LED. Lampu LED jauh lebih terang namun menggunakan energi listrik yang jauh lebih sedikit dan lebih tahan lama.
  4. Mengatur Penggunaan Suhu Ruangan (AC):
    • Gunakan AC hanya jika benar-benar perlu dan tutup pintu/jendela agar udara dingin tidak keluar. Atur suhu pada tingkat yang cukup (sekitar 24-25 derajat Celcius), karena semakin rendah suhu AC, semakin besar energi listrik yang diserap.
  5. Memanfaatkan Cahaya dan Udara Alami:
    • Buka jendela dan gorden di siang hari agar sinar matahari masuk sebagai penerangan alami. Hal ini juga membantu sirkulasi udara sehingga kita tidak perlu menyalakan AC atau kipas angin.
  6. Bijak dalam Transportasi:
    • Berjalan kaki atau bersepeda untuk jarak dekat.
    • Gunakan transportasi umum untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil (bensin) dan mengurangi polusi udara.

 

Mengapa Menghemat Energi itu Penting?

Narasinya: Menghemat energi bukan berarti kita menjadi pelit, melainkan kita bersikap bijaksana dan bertanggung jawab. Setiap watt listrik yang kita hemat berarti kita mengurangi pembakaran batubara di pembangkit listrik. Hal ini secara langsung membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dan menjaga agar Bumi kita tidak semakin panas (pemanasan global). Jadi, dengan menghemat energi, kita sedang menyelamatkan masa depan Bumi.

 

Glosarium: Istilah Penting

Berikut adalah arti dari istilah-istilah penting (yang biasanya diberi tanda kuning) dalam materi ini:

Kata Kunci Arti Sederhana
Pasokan Ketersediaan atau stok barang/energi yang disediakan untuk kebutuhan tertentu.
Imbas Dampak atau pengaruh yang dirasakan akibat suatu kejadian.
Fosil Sisa-sisa makhluk hidup purba yang tertimbun di dalam tanah selama jutaan tahun.
Generator Mesin yang digunakan untuk mengubah energi gerak menjadi energi listrik.
Turbin Roda berputar yang digerakkan oleh aliran air, angin, atau uap untuk memutar generator.
Terbarukan Sesuatu yang dapat diganti atau tersedia kembali secara alami dalam waktu singkat.
Panel Surya Lembaran kaca khusus yang dapat menangkap cahaya matahari dan mengubahnya menjadi listrik.
Efisiensi Cara melakukan sesuatu dengan tepat tanpa membuang-buang energi atau waktu secara percuma.
Kata Kunci Arti Sederhana
Konsumsi Pemakaian barang atau energi oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan.
Emisi Zat sisa atau gas buang yang dilepaskan ke udara (seperti asap kendaraan atau pabrik).
Boros Penggunaan sesuatu secara berlebihan atau melampaui kebutuhan yang sebenarnya.
Limbah Sisa pembuangan dari suatu proses produksi atau aktivitas manusia.
Audit Energi Kegiatan memeriksa atau mengevaluasi berapa banyak energi yang digunakan dan bagian mana yang bisa dihemat.
Ramah Lingkungan Sesuatu yang tidak merusak atau memberikan dampak buruk bagi alam sekitar.
Scroll to Top